OKTAVIANI, NI PUTU (2020) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA IBU PKK DI BANJAR KEBON BLAHBATUH. Sarjana Keperawatan thesis, STIKES BINA USADA BALI.
|
Text
SKRIPSI NI PUTU OKTAVIANI, C1116018, VIII A KEP.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (2MB) |
Abstract
Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala fisik, emosional, dan perilaku yang terjadi pada wanita usia produktif, yang muncul dalam rentang waktu 7-10 hari sebelum menstruasi dan menghilang setelah darah haid keluar. Premenstrual syndrome dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya faktor hormon dimana terjadi ketidakseimbangan hormon estrogen dan progresteron. Premenstrual syndrome dapat dicegah dengan melakukan aktivitas fisik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan premenstrual syndrome (PMS) pada Ibu PKK di Banjar Kebon Blahbatuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan rancangan yang digunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Nonprobability sampling yaitu Purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Penelitian ini menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukan responden memiliki aktivitas fisik rendah 10 (20,0%), aktivitas fisik sedang 12 (24,0%), aktivitas fisik berat 28 (56,0%). Responden dengan tidak ada gejala hingga gejala ringan 38 (76,0%), gejala ringan hingga berat 12 (24,0%). Pengolahan data dengan menggunakan uji statistik menggunakan spearman rank di dapatkan hasil nilai p-value = 0,001 (<0,05), dengan nilai correlation coefficient sebesar -0,630 yang artinya hubungan yang kuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan aktivitas fisik dengan premenstrual syndrome (PMS) pada Ibu PKK di Banjar Kebon Blahbatuh. Bagi wanita yang mengalami premenstrual syndrome disarankan untuk melakukan aktivitas fisik, dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi keluhan dari premenstrual syndrome.
| Item Type: | Thesis (Sarjana Keperawatan) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aktivitas fisik, Premenstrual syndrome (PMS) |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Budi Nyoman |
| Date Deposited: | 16 Dec 2020 05:25 |
| Last Modified: | 16 Dec 2020 05:25 |
| URI: | https://repository.stikes-binausadabali.ac.id/54/ |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
